Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Galaunya Mahasiswa Menjadi Agen Perubahan

Siapa yang masih berstatus mahasiswa? Ayo pakai lah almamatermu. Masa depan bangsa ada di pundak kita semua. Jangan ragu. Kita lah agen strategis pembangunan dan calon pemimpin bangsa di masa depan. Lagi-lagi jangan ragu. Kita harus percaya bahwa sebagai pendobrak paradigma dan stigma, kita lah gerakan perubahan negeri, karena kita mahasiswa! (Sumber: nusantaranews.com) Oleh: Rozi Hariansyah Pertama-tama jangan menganggap tulisan ini sebagai sesuatu hal yang sangat serius. Yang perlu kita lakukan adalah mendifinisikan arti menjadi mahasiswa saat ini. Yah menjadi mahasiswa, berarti sebagai kaum terdidik intelektual yang diharapkan oleh segenap bangsa, harapan orang tua, harapan mertua, dan bisa saja harapan orang se-kampung. Setelah lulus kuliah tentu saja kita berharap memiliki masa depan yang cemerlang. Namun semakin banyak jumlah mahasiswa yang lulus kuliah, apa yang sudah berubah dari nasib  masyarakat yang tetap melarat? Ups sudah, jangan terbawa seperti suasana d...

ANAK MUDA DALAM PUSARAN HOAX

Semua ini bermula dari kepalsuan. Apa kabar nih anak-anak muda? Apa masih sibuk bermain internet? Sudah memeriksa akun media sosial dari gadget kesayangan hari ini? Apa saja informasi yang sudah di-like dan di-share? Dan ada komentar menarik apa dari mereka? Benar kah informasi yang kamu terima dan kamu sebarkan bersifat nyata? Begitu lah kira-kira kegaduhan yang terjadi akhir-akhir ini. Setiap orang tanpa sadar menerima akses informasi yang bersifat hoax ini. Di sisi lain, gaduh yang dibuat seolah-olah diciptakan hanya untuk alasan konyol. Misal nya: ayo dukung si ini atau si anu. Akibat nya kita saling menghujat tanpa batas. Kreatifitas membabi buta  menjadi  candu yang terlanjur  ingin dinikmati bersama. Belum lagi debat sana-sini. Kalau belum memberi komentar yang nyinyir rasa nya belum puas. Jangan lupa ditambah data yang meyakinkan meski tak jelas sumber nya. Jadi lah kita gerombolan penyebar kebencian yang kurang piknik. (Sumber: news.babe.co.id) Oleh...

KONSOLIDASI GERAKAN SOSIAL, SAATNYA RAKYAT MEMBANGUN PARTAI POLITIK ALTERNATIF

Membangun partai politik alternatif bagi gerakan sosial merupakan jalan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Setelah 18 tahun reformasi, banyak partai politik yang bermunculan. Masing-masing dari partai politik memiliki visi ideologi, strategi dan program  yang berbeda dengan mengatasnamakan kepentingan rakyat. Meski terlihat berbeda tetapi partai politik yang ada belum mampu menciptakan perbedaan yang mendasar. Lihat saja bagaimana kebijakan-kebijakan yang dimunculkan oleh partai-partai politik dan elitnya. Hampir semua kebijakan yang dimunculkan hanya mengutamakan kepentingan elit dan jaringan oligarki, sedangkan rakyat selalu dirugikan melalui kebijakan-kebijakan tersebut. Untuk melawan kondisi tersebut, maka gagasan pembangunan partai politik alternatif muncul. Upaya gerakan rakyat untuk membangun partai politik alternatif bukannya tidak ada sama sekali. Namun beberapa kali pengalamannya, upaya tersebut kandas di tengah jalan akibat strategi dan taktik legal-formal dari j...