Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

ANDAI AKU PAHLAWAN SUPER (bagian 2)

Some people move on, but not us. (Avengers: Endgame) Mengeluh itu manusiawi coy, tenang aje. Aduh gue gimana bilangnye. Ketika kita sering banget sedih, payah, kalah dan kita lupa kalau masih ada yang tersisa untuk bangkit. Sel-sel tubuh, lingkungan dan segala sesuatunya pasti akan mendukung untuk kita keluar dari kondisi kritis. Kalau menurut Prof Yohanes Surya yang jago rumus fisika itu, kita sedang mengalami MESTAKUNG. Yaitu semesta……. (Sumber: Youtube) Oleh : Rozi H Semesta makan kangkung lebih tepatnya. Ah, siang yang terik. Matahari lagi hobi-hobinya cengengesan. Hanya kain hordeng yang melindungi sejauh mata ini memandang. Lapar tak bisa dicegah, gue gak bisa tahan. “Mbak, gue nasi nya setengah aje, kangkungnya banyakin yah. Tempe sama kuah dagingnya jangan lupa." “Minumnya”? kata Mbak Warteg. “Air putih dingin”. “weis, ora modal”. lanjut Mbak Warteg “suwek…” Gue gak bisa berpaling dari Mbak Warteg yang gemulai itu. Tangan-tanga...

ANDAI AKU PAHLAWAN SUPER (bagian 1)

There was an idea, to bring together a group of remarkable people (Avengers). Kamu pasti percaya bahwa kita pernah menjadi payah. Saat kita coba pergi dan menghindar, bayangan kekalahan itu selalu muncul. Seperti saat ini, mencoba bangkit dan melawan adalah sia-sia. Untuk benar-benar mengatasi-nya, kita sadar bahwa kita tidak boleh sendirian. Yah sendirian, aku benci sendirian. (Sumber: kapanlagi.com) Oleh: Rozi H Si Thanos makhluk botak-berdagu-getuk-lindri-ungu itu sedang cengar-cengir di depan monitor komputer milik teman-ku. Aku lagi galau, dia malah ketawa-ketiwi. Kurang ajar si Thanos, semua pahlawan superhero avengers gampang banget dikalahkan. Cuma jentik salah-satu batu akik, pada modar semua dah. Kebetulan sih kerja hari ini sedang libur. Kapan lagi bisa selonjoran kaki sambil nonton film avenger, Film favorit-ku itu. Tapi aku males banget ini menunggu sendirian di sebuah kedai kopi daerah Mampang, Jakarta Selatan.  Menunggu teman. Dia-nya lagi pergi...